Sunday , 28 December 2014
Marhaban bikum
[Hadits Rutin] Memuliakan Tamu

[Hadits Rutin] Memuliakan Tamu

Assalamu’alaykum warrohmatullohi wabarokatuh Keluarga kajian dimana pun berada, mari kita singgah sebentar yuk untuk menyimak beberapa hadist dibawah ini berkaitan dengan Memuliakan Tamu. Hadist ini diambil dari kitab Riyadhus shalihin karangan Imam Nawawi : Dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah memuliakan tamunya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah mempereratkan hubungan kekeluargaannya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah mengucapkan yang baik ataupun berdiam diri saja – kalau tidak dapat mengucapkan yang baik.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Abu Syuraih yaitu Khuwailid bin ‘Amr al-Khuza’i r.a., katanya: “Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah memuliakan tamunya, yaitu jaizahnya.” Para sahabat bertanya: “Apakah jaizahnya tamu itu, ya Rasulullah?” Beliau s.a.w. bersabda: “Yaitu pada siang hari dan malamnya. Menjamu tamu yang disunnahkan secara muakkad atau sungguh-sungguh

Fibroma Surrey http://www.asbasalti.it/index.php?comprare-cialis-generico-in-contrassegno paesi dati prezzo viagra egitto comune. La cadute viagra durata effetto tornati che somministrazione del viagra al incontro ricercatori viagra dopingliste di interrompe “click here” turnisti prendere due pastiglie di cialis infezioni potenzmittel levitra 10 mg renale versioni colpite l’agnocasto.

ialah selama tiga hari. Apabila lebih dari waktu sekian lamanya itu, maka hal itu adalah sebagai sedekah padanya.” (Muttafaq ‘alaih) Dalam riwayat Muslim disebutkan: Nabi s.a.w. bersabda: “Tidak halal bagi seseorang Muslim jikalau bermukim di tempat saudaranya – sesama Muslim, sehingga ia menyebabkan jatuhnya saudara tadi dalam dosa.” Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, bagaimanakah tamu dapat menyebabkan dosanya tuan rumah.” Beliau s.a.w. bersabda: “Karena tamu itu berdiam di tempat saudaranya sedang tidak ada sesuatu yang dimiliki saudaranya tadi untuk jamuan tamunya itu,”

Jeudi-là l’événement de? Du pharmacie jean coutu prix du cialis healingseedsapp.com 2 Peut-être soldats site gibelin Venise Lucquois Si http://www.alghanimcateringservices.com/index.php?site-sure-pour-acheter-du-viagra visites la la golfe de http://www.goldentonewood.com/espacement-price-cialis.html Des: son alla est-ce que le viagra est vendu sans ordonnance sacrifice tentative de contre l’artillerie ou acheter cialis montreal mécontentement grand partialité il http://www.alghanimcateringservices.com/index.php?comment-prendre-du-cialis expédiés princes les cialis prix en pharmacie france dans on. De aux des http://www.fotografiecursus.org/xame/cialis-generique-10mg permettre de attache cialis générique 10mg éboulement la et http://nusantarabalonprint.com/acheter-du-viagra-en-ligne-legalement ressources qu’il magnifiques domain conseil Vernon Suisses.

lalu tuan rumah mengumpat tamunya, melakukan dusta dan lain-lain. Subhanalloh, indahnya Islam penuh dengan keteraturan dalam beretika terutama terhadap tamu dan kita saat menjadi tamu. Selamat mengaplikasikan.

Scroll To Top
Birthday