Sunday , 21 September 2014
Marhaban bikum

Tafsir – Ayat Tentang Kebesaran Allah

Ayat pertama : Ayat Kursi

قال الله تعالى :
اللَّهُ لا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ وَلا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Terjemahan ayat ke 255 surat Al Baqarah :

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Mahahidup, yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya selain apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

Kandungan ayat :

1. اللَّهُ لا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ Allahlah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tiada Tuhan selain Allah SWT. Yang tidak akan mati selamanya, Allahlah yang mengurus makhlukNya terus menerus. Allah tidak ngantuk dan tidak tidur dan tidak layak bagi Allah mengantuk dan tidur

لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاّ بِإِذْنِهِ

Segala sesuatu yang ada di langit dan bumi adalah milik Allah dan semuanya didalam kekuasaan Allah dan dibawah kekuasaanNya. Dan tidak ada seorangpun yang mampu memberi syafaat kecuali atas izin Allah SWT

2. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاّ بِمَا شَاءَ

Luasnya ilmu Allah meliputi segala sesuatu, Allah mengetahui apa yang telah terjadi dan akan terjadi dan apa yang tidak terjadi, dan seandainya terjadi Allah tau bagaimana kejadiannya.

Dan tidak ada seorangpun yang mengetahui sedikitpun dari ilmu yang berhubungan dengan dzatNya dan sifatNya, kecuali apa yang dibukakan oleh Allah

3. وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ

Menunjukkan kesempurnaan kekuasaan Allah dan keluasan kerajaanNya. Alangkah agungnya Arsy Allah yang luasnya melebihi luas seluruh langit dan bumi.

4. وَلا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allah SWT tidak merasa lelah dan letih menjaga seluruh langit dan bumi serta apa-apa yang ada pada keduanya dan diantara keduanya, bahkan hal itu sangat mudah bagi Allah SWT

Ayat ini adalah ayat yang paling agung di dalam Al- Qur’an, banyak riwayat dan nash yang menyebutkan tentang keutamaannya. Salah satunya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim

حدّثنا أبي بكر بن أبي شيبة, حدّثنا عبد الأعلى بن عبد الأعلى عن الجريري, عن أبي السّليل , عن عبد الله بن رباح الأنصاري, عن أبي بن كعب قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم “يا أبا المنذر أتدري أي آية من كتاب الله معك أعظم ؟ قال : قلت الله ورسوله أعلم قال : يا أبا المنذر أتدري أي آية من كتاب الله معك أعظم ؟ قال : قلت اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّا القيّوم قال فضرب في صدري وقال : والله ليهنك العلم أبا المنذر. رواه مسلم في صحيحه

Abu Bakar bin Abi Syaibah berkata ; Abdul A’la bin Abdul A’la berkata dari Al-Jaririy, dari Abi Sulail, dari Abdullah bin Robah Al-Anshori, dari

Ubayyi bin Ka’b berkata: Rasul Saw bersabda: (Wahai Abu al-Mundzir! Apakah Anda tahu ayat yang mana di kitab Allah SWT yang paling agung?). Aku menjawab: hanya Allah dan Rasul-Nya yang tahu. Dia kemudian berkata lagi: (Wahai Abu al-Mundzir! Apakah Anda tahu ayat yang mana di kitab Allah SWT yang paling agung?). Aku menjawab: اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ, maka beliau pun menepuk dadaku dan berkata: (semoga engkau mudah menimba ilmu dan kelak menjadi alim, wahai Abu al-Mundzir!)

(Hadits Riwayat Imam Muslim di Kitab Shohih Muslim nomor hadits 810, Bab Fadhilah surat Al-Kahfi dan Ayat Kursi, halaman 368, terbitan Maktabah Iman – Mesir)

 

Ayat kedua: Az-Zumar 67

قال الله تعالى :
وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ

Terjemah Surat Az-Zumar ayat 67 :

“Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha suci Allah dan Maha tinggi Allah dari apa yg mereka persekutukan”

Kandungan ayat :

1. Barang siapa yang beriman bahwa Allah itu Mahakuasa atas segala sesuatu maka dia telah mengagungkan Allah dengan pengagungan yang sebenar-benarnya. Sedangkan “mereka/orang-orang musyrik” tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya tetapi juga menyembah selain Allah, padahal Allahlah satu-satunya Tuhan yang patut disembah.

2. Dengan kebesaran dan kekuasaan Allah, pada hari kiamat bumi seluruhnya dalam genggaman Allah dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya.

Dijelaskan juga dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari :

حدثنا آدم حدثنا شيبان عن منصور عن إبراهيم عن عبيدة عن عبدالله رضي الله عنه قال:
جاء حبر من الأحبار إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: يا محمد إنا نجد أن الله يجعل السماوات على إصبع، والأرضين على إصبع، والشجر على إصبع، والماء والثرى على إصبع، وسائر الخلائق على إصبع، فيقول: “أنا الملك” فضحك النبي صلى الله عليه وسلم حتى بدت نواجذه تصديقاً لقول الحبر ثم قرأ رسول الله صلى الله عليه وسلم: وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ (رواه البخاري)

Adam telah mengabarkan kepada kami dan dia berkata,

Syaiban telah mengabarkan kepada kami dan dia meriwayatkan dari Mansur dari Ibrahim dari Ubaidah dari Abdullah bin Mas’ud R.A berkata,

salah seorang pendeta Yahudi datang kepada Rasulullah SAW dan berkata :

“ Wahai Muhammad! Sesungguhnya kami menjumpai dalam kitab suci kami bahwa Allah akan meletakkan langit diatas satu jari, air diatas satu jari, tanah diatas satu jari, dan seluruh makhluk diatas satu jari , maka Allah berfirman: “Akulah penguasa! “

Tatkala mendengarnya, tertawalah Rasulullah sehingga tampak gigi-gigi beliau, karena membenarkan ucapan pendeta Yahudi itu, kemudian beliau membacakan firman Allah ; “Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat” (H.R. Bukhari)

Hadits bab : وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ
Hadits nomor : 4811
Halaman : 547
Buku : Fatkhul Bary syarh Shohih Bukhari
Terbitan : Darut Toybah

  • http://twitter.com/zahranurhayati NURHAYATI AZZAHRA

    like it

  • ZAHRO LOVELYA

    bagaimana untuk menjadi orang ahli hadist

  • JAYA NEGARA

    bagaimana untuk menjadi orang ahli hadist? jawabnya cuma satu, beli buku Hadist atau Kitab Hadist, dan di bantu dengan belajar bahasa Arab, baca semua hadist yg ada… InsyaAllah Ahli, karena hadist hanyalah Ucapan Rosulullah.. jadi hanya sulit di bagian bahasa aja, diakan Orang Arab, jadi dia pakai bahasa Arab… pokoknya gak ada bedanya dengan membaca UU republik indonesia

Scroll To Top
Birthday